Posted On July 9, 2026

Ternyata Ini Sesar Boconó, Biang Gempa Dahsyat yang Guncang Venezuela

Marlene Weaver 0 comments
warnetforum.com >> Main >> Ternyata Ini Sesar Boconó, Biang Gempa Dahsyat yang Guncang Venezuela

Ringkasan Cepat:

  • Gempa kembar M7,2 dan M7,5 mengguncang Venezuela utara pada 24 Juni 2026, berjarak hanya 39 detik
  • Penyebabnya adalah pergerakan Sistem Sesar Boconó–San Sebastián–El Pilar, patahan geser sepanjang lebih dari 1.300 km
  • USGS menyebut ini gempa terkuat di Venezuela sejak 1900

Caracas, 09 Juli 2026 — Sesar Boconó, patahan geser yang membentang di sepanjang Pegunungan Andes Venezuela, dikonfirmasi sebagai struktur utama di balik gempa kembar M7,2 dan M7,5 yang meluluhlantakkan Venezuela utara pada 24 Juni 2026, menurut analisis USGS dan GFZ Jerman.

Mengapa Sesar Boconó Begitu Berbahaya?

Ternyata Ini Sesar Boconó, Biang Gempa Dahsyat yang Guncang Venezuela

Sesar Boconó bukan patahan tunggal, melainkan bagian dari Sistem Sesar Boconó–San Sebastián–El Pilar yang membentang lebih dari 1.300 kilometer dari Andes Venezuela tengah hingga Trinidad. Menurut data geologi dan geodetik, sistem ini bergeser sekitar 10 milimeter per tahun akibat interaksi Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan.

Direktur Pusat Ilmu Gempa USGS, Christine Goulet, menyebut skala pergeseran ini sebanding dengan Sesar San Andreas di Amerika Serikat. Gempa 24 Juni terjadi lewat mekanisme strike-slip dangkal — dua blok batuan besar bergeser horizontal, bukan saling menindih seperti gempa subduksi yang biasa memicu tsunami besar di kawasan Ring of Fire.

Karakter dangkal inilah yang membuat guncangannya terasa sangat merusak di permukaan, meski episentrumnya relatif terbatas.

Kronologi Gempa Kembar 24 Juni 2026

Ternyata Ini Sesar Boconó, Biang Gempa Dahsyat yang Guncang Venezuela

Dua gempa besar terjadi berurutan di Kotamadya Veroes, wilayah barat San Felipe, ibu kota negara bagian Yaracuy. Gempa pertama berkekuatan M7,2 terjadi pada pukul 22:04 UTC, disusul gempa kedua M7,5 hanya 39 detik kemudian di lokasi yang berdekatan — fenomena yang oleh USGS disebut earthquake doublet.

Waktu (UTC)KejadianSumber
24 Jun 2026, 22:04Gempa M7,2 melanda tenggara YumareUSGS
24 Jun 2026, 22:04 (+39 detik)Gempa M7,5 susulan di dekat MorónUSGS
25–29 Jun 2026Korban tewas naik dari 188 menjadi lebih dari 1.400 orangKompas, CNBC Indonesia
3 Jul 2026Angka resmi korban tewas mencapai lebih dari 2.500 orangBeritaSatu

Dampaknya menghantam keras La Guaira dan Caracas, dengan mayoritas bangunan di sejumlah kawasan dilaporkan runtuh. USGS memperingatkan lewat sistem PAGER bahwa jumlah korban berpotensi terus bertambah signifikan.

Bukan yang Pertama: Sejarah Panjang Sesar Boconó

Ternyata Ini Sesar Boconó, Biang Gempa Dahsyat yang Guncang Venezuela

Zona sesar ini bukan pemain baru. Catatan sejarah mencatat gempa besar akibat sistem patahan yang sama pada tahun 1641, 1766, 1812, 1900, dan 1967. Gempa San Narciso tahun 1900 berkekuatan M7,6 dan menjadi rujukan pembanding sebelum kejadian Juni 2026 — menjadikan gempa kali ini yang terkuat dalam lebih dari satu abad terakhir.

Bahkan pada September 2025, wilayah barat Caracas sempat diguncang doublet lebih kecil M6,2 dan M6,3 yang menewaskan sedikitnya satu orang. Pola ini menegaskan bahwa Venezuela, meski berada di luar jalur Cincin Api Pasifik, tetap menyimpan risiko seismik serius akibat pertemuan lempeng tektonik aktif.

Apa Bedanya dengan Risiko Gempa di Indonesia?

Berbeda dari Sesar Boconó yang murni patahan geser mendatar, sebagian besar gempa besar di Indonesia lahir dari zona subduksi megathrust — pertemuan lempeng yang saling menunjam, bukan hanya bergeser. Karakter ini membuat ancaman gempa di kawasan letak geografis Indonesia sering disertai potensi tsunami, sesuatu yang relatif jarang terjadi pada gempa strike-slip seperti di Venezuela.

Meski begitu, keduanya berbagi kesamaan penting: minimnya sistem peringatan dini berbasis sensor gelombang awal. Venezuela hingga kini belum memiliki sistem semacam itu, sama seperti banyak wilayah rawan di Indonesia yang masih mengandalkan strategi mitigasi bencana alam konvensional. Fenomena ini juga relevan dikaitkan dengan diskusi soal keajaiban sekaligus risiko geologi Indonesia, mengingat posisi negara ini yang berada di titik temu tiga lempeng besar dunia.

Apa Selanjutnya?

Ternyata Ini Sesar Boconó, Biang Gempa Dahsyat yang Guncang Venezuela

USGS memperkirakan peluang 99 persen akan terjadi setidaknya satu gempa susulan bermagnitudo 4 dalam sepekan setelah gempa utama, dan peluang 24 persen munculnya susulan bermagnitudo 6. Pemerintah interim Venezuela di bawah Delcy Rodríguez masih fokus pada penanganan darurat, termasuk bantuan kemanusiaan internasional yang terus berdatangan.

Bagi kawasan seismik aktif lain di dunia, kasus Boconó menjadi pengingat bahwa patahan geser besar — meski jarang memicu tsunami — tetap mampu menimbulkan kehancuran setara gempa megathrust jika pusatnya dangkal dan dekat kawasan padat penduduk.


Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi, warnetforum.com. Data bersumber dari USGS, GFZ Helmholtz Centre, Kompas.com, dan CNBC Indonesia.

Related Post

Topografi Maumere Flores Letak Geografis Kota 2025: Kenali Kota Pelabuhan di Jantung NTT!

Lo pernah nggak sih penasaran sama kota yang punya potensi jadi pusat ekonomi di Flores?…

Tragedi di Balik Letak Indonesia yang Indah: 6 Fakta Mengejutkan yang Jarang Dibahas

Indonesia memang diberkati dengan keindahan alam yang luar biasa. Tapi tahukah kamu, tragedi di balik…

80% Lautan dan 60% Hutan Tropis Dunia

Bumi memiliki sekitar 71% permukaan berupa lautan dan menyimpan 60% hutan tropis dunia di kawasan…